Kesempatan

Kata orang, kesempatan tak datang dua kali. Atau setidaknya walau ada yang kedua, kita belum tentu bisa menghampirinya. Maka lakukanlah apa yang bisa dilakukan saat ada kesempatam datang…sikat aja bung…gitu kata temen sambil becanda.

Jadi mengeksekusi dan bertindak pada saat kesempatan datang itu memang bagus. Karena belum tentu semua orang memiliki kesempatan itu.

Misalnya ada bukaan beasiswa ke jerman, mensyaratkan toefl minimal 550. Toefl sudah segitu. Berarti ada kesempatan buat daftar. Karena bagi orang lain yang toeflnya cuma 530 misalnya, itu bukan kesempatan. Karena mendaftar saja engga bisa.

Hehe, jadi manfaatkanlah saat kesempatan itu datang. Belum tentu ada yang kedua, apalagi ketiga dan seterunya.

Keberuntungan Orang Besar

Hari ini saya membaca berita di koran, Dino Pati Djalal akan melaksanakan fit and proper test untuk jadi dubes Indonesia untuk Amerika Serikat. Dalam berita itu disebut, Dino Pati Djajal sekaliber dengan Marty Natalegawa, menteri luar negeri Indonesia saat ini. Saya tersenyum, Indonesia (masih) memiliki orang-orang besar saat ini.

Apa yang sudah Dino Pati Djalal dan Marty Natalegawa lakukan untuk mencapai posisi dan pengakuan seperti sekarang?. Google dan Wikipedia membantu banyak menemukan fakta yang terserak. Dan summary nya cukup jelas, mereka melalui jalan berliku untuk menjadi seperti saat ini. Saya yakin, walaupun Dino Pati Djalal adalah putra dari Hasyim Djalal, sang maestro dan legenda hukum laut yang dimiliki Indonesia, Dino mendapatkan apa yang dimilikinya sekarang tanpa campur tangan berarti dari ayahnya. Continue reading “Keberuntungan Orang Besar”