Seleb Jadi Blogger, Blogger jadi apa? Reportase from talkshow blog @ NIX 08 by cahandong.org

Baru aja dari talkshow blog di JEC, acara pameran komputer NEX’08. Acara talkshow blog ini dipanitiai oleh cahandong.org. Saya nonton bareng Vito.

Talkshow nya sendiri di mulai molor 18 minutes dari jadual yang seharusnya jam 15.00. Dan selesai jam lima lebih dikit. Pembicara yang hadir, sama dengan yang di iklan, yaitu:

Herman Saksono (Blogger serius, senior webdesainer Gamatechno)

Bambang Irawan ( jurnalis IT – Tabloid SInyal)

BM Adam ( Managing Editor – Info Komputer)

Sedang moderatornya sendiri ada Mba tikabanget ituh.

Continue reading “Seleb Jadi Blogger, Blogger jadi apa? Reportase from talkshow blog @ NIX 08 by cahandong.org”

Disandera Monyet: Raja Monyet baru telah terpilih

Mengingat kembali cerita ini, adalah sebuah hal yang memilukan, memalukan, dan menyesakkan, tapi juga memberi pengalaman yang tidak terlupa bagi ku. Bagi orang lain, mungkin melucukan dan menggelikan.

Jadi begini ceritanya,

Kala itu, tanggal 20 Maret 2008, Diriku dan Vito dan Krisna serta Pak Andi (dosenku) sedang bersenang-senang liburan ke Bali, setelah sehari sebelumnya, 19 Maret 2008 ikutan seminar Bali Scientific Meeting ( BSM 2008 ) di Perancak, Negara. Hem, karena saya dan teman teman tadi numpang nginep di rumah Pak Andi yang ada di Tabanan, maka obyek wisata pertama yang dikunjungi adalah Alas Kedaton. cukup 10 minutes dari rumah dosenku. Alas Kedaton, Alas is hutan, Kedaton is the name of the place.

Sebagaimana yang sudah di ketahui, Alas Kedaton menawarkan obyek MONYET untuk dilihat, difoto (di kasih makan juga) . Jadi begitu sampe sana, maka diputuskan beli kacang 5 bungkus saja, dengan banderol 5 rebu rupiah. Setelah beli kacang, maka kami mulai muter-muter di pandu ama seorang guide cewek. Nah, pas baru masuk, kami udah dihadang beberapa ekor monyet. Mereka minta kacang. Maka dari itu, masing-masing kami bawa satu bungkus kacang (kecuali pak Andi, dia sibuk motret-motret).

Tingkah laku monyet di Alas Kedaton emang katanya terkenal nakal-nakal. Jauh lebih agresif dari yang di Ubud (betul Ubud bukan ya?. Lupa..). Mereka emang agresif banget, sampe narik-narik celana, biar di kasih kacang gratisan. Kata guide nya juga mereka suka nyuri barang-barang pengunjung (ex: topi, kamera, kecemete). Barang tersebut dapat dikembalikan dengan syarat jika di tukar dengan kacang seadanya..wekekeke, sumpah, si monyet berhati maling.

Akhirnya pada suatu ketika, dari belakang, saya merasa ada yang megang-megang. Belum sempet saya menoleh, temen-temen udah pada ketawa. Seekor monyet udah nangkring aja di pundak ku. Alamak…sumpah ngeri abis. Takut di cakar, digigit (dicipok engga lah, tuh monyet kan semestinya ga kenal homo..wakaka) siapa tahu kena penyakit aneh, atau penyakit monyet gila (emang ada ya?). Cuma bisa nyengir merapati nasib. Dan satu yang pasti, hidung saya langsung membaui bau monyet yang ga pernah mandi itu. Beda-beda tipis ama bau kaos kaki yang ga di cuci 1 bulan. Kira-kira aja gitu. Weks, cuih….

Continue reading “Disandera Monyet: Raja Monyet baru telah terpilih”

Seleb Blog – Blog Seleb : Sama-sama Ngetop

Semakin banyak saja ya seleb yang ngeblog.

Ada Dian Sastrowardoyo, Wulan Guritno, Maia Ahmad, artis A, artis B, artis C, dan paling baru jelas donk si cantik yang cihuy Sandra dewi. Percayalah, dalam hitungan hari, blog mereka laris manis diobok-obok fans dan penikmat blog bak kacang goreng. Ya eyalah, blog seleb gitu loh. Hehe, sebenarnya sih isi blog “normal” saja, sama kayak blog-blog lainnya, tapi karena predikat artis dan emang karena fans yang memuja para artis tersebut, maka dari itu dan oelh karena itu menjadikan blog tersebut jadi kebanjiran reader (Mba Dian Sastro….saya sering banget ke blog mu logh…haha). Jadilah mereka para seleb dengan blog yang ngetop.

Lain halnya dengan seleb blog. Anda-anda pasti pada tahu, jikalau sebutan dan gelar ini diberikan pada blog yang juga ngetop, mungkin bedanya yang mendasar adalah sang empunya blog bukanlah seorang seleb. Mari sebut beberapa nama dari ratusan seleb blog Indonesia. Pertama jelas lah Om Enda Nasution, sang mantan presiden Blog Indonesia, Sang Lelananging Jagad Ndoro Kakung Pecas Ndahe, Mba Miund, Kambing edan eh salah Kambing Jantan maksudnya, Herman Saksono, Fatih Syuhud, Anangku dan ratusan yang lain. Blog mereka ngetop banget, karena banyaknya reader yang mampir dan berinteraksi di blog nya seleb blog tersebut. Dalam beberapa kesempatan diskusi tentang Blog dan dunia tulis-menulis dunia maya ituh, maka nara sumber nya adalah para seleb blog tersebut. Jadi walaupun bukan seleb, ke-famous-an blog mereka tidak kalah ama blog seleb, bahkan sama-sama punya fans (saya juga banget ama tulisannya Momon Herman Saksono…whehehe).

Continue reading “Seleb Blog – Blog Seleb : Sama-sama Ngetop”

Situs Bokep Indonesia masih eksis

Pengen tahu Situs2 porno di Indonesia yang masih bebas di akses?. Sejauh ini ada beberapa situs (forum) yang masih aja mengudara dan menyediakan beragam gambar dan video porno, terutama produk lokal. Yang parah, salah satu situs beralamat sangat mahasiswa. Yaitu http://kampus.xxxx. Waduh, itu kan ya menjerumuskan toh ya, yang kalau ditelusuri ternyata nanti mengarah ke situs http://bawel.xxxx, yang memang kesohor sebagai salah satu situs/forum dewasa di Indonesia belakangan ini. Situs http://17tahun.xxxx juga masih eksis dan bisa di akses. Hem, masih banyak kan?.

Continue reading “Situs Bokep Indonesia masih eksis”

Toponimi, refleksi sejarah peradaban manusia – Prof. Jacub Rais

Kuliah Umum Prof. Jacub Rais

Amazing.

Prof. Jacub Rais layak diberikan penghormatan luar biasa atas dedikasi nya ke dunia geodesi, geomatika, maritim yang dikembangkannya sejak dulu. Di usia yang sudah 80 tahun lebih, Prof. Rais masih semangat memberi kuliah umum di kampus saya beberapa hari yang lalu. salut luar biasa. Ditengah suaranya yang sudah mulai kecil dan tubuh yang jelas terlihat merenta, Prof. Rais memaparkan topomini, dan seluk beluk nya dengan gamblang. Luar biasa, sekali lagi salut.

Ini saya forward-kan berita dari kampus saya.

——————————————————

Pada tanggal 25 April 2008, di selenggarakan Kuliah umum dan presentasi dari Prof Jacub Rais di Jurusan Teknik Geodesi-Geomatika FT-UGM. Dalam kesempatan itu Prof. Rais memberikan presentasi tentang Toponimi dan Perpres No 112 Tahun 2006 tentang Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi.

Prof. Rais yang dikenal sebagai salah satu pelopor geodesi dan geomatika di Indonesia membawakan presentasi yang sangat menarik. Sebagai orang yang aktif di United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), beliau nampak memahami betul pentingnya pembakuan nama rupabumi. Tidak saja Prof. Rais menyoroti aspek teknis, beliau juga memaparkan dengan gamblang aspeks historis. Ketika memaparkan sejarah di balik nama tempat-tempat di Indonesia, Prof. Rais menegaskan bahwa nama merupakan refleksi sejarah peradaban manusia. Nama sebuah tempat dapat menyimpan fenomena vegetasi pada zaman tertentu, aktivitas masyarakat saat nama itu dibentuk, termasuk juga konteks sosial yang tertuang dalam cerita rakyat misalnya.

Prof. Rais mencontohkan, nama Kemang di Jakarta misalnya diambil dari kondisi daerah yang ditumbuhi oleh pohon pemang ada zaman dulu. Demikian pula dengan Duren Tiga. Beda lagi dengan nama Bandung yang berasal dari bendung (air). Hal lain yang ditegaskan Prof. Rais adalah pentingnya memahami bahwa istilah/bahasa lokal bisa digunakan untuk menamai suatu unsur geografis. Istilah “Ci” berarti air atau sungai, sehingga penulisan yang benar adalah Ci Liwung, untuk nama sungai, bukan Ciliwung dan bukan “Sungai Ciliwung” karena “Ci” sendiri sudah berarti sungai.

Continue reading “Toponimi, refleksi sejarah peradaban manusia – Prof. Jacub Rais”