Nama

Suatu ketika seorang ibu di kantor baru bertanya,  “dari Padang ya Mas?”. “Engga Ibu, dari Purbalingga”, saya menjawab. “Oh, biasanya Yuniar itu orang-orang dari Padang sana”. Demikian balasnya.

Di saat yang lalu, saya sempet tersenyum simpul ketika tahu bahwa kakaknya kelas SMA saya yang namanya Boink, itu adalah nama singkatan dari Rebo Pahing. Nama yang kurang familiar terdengar itu ternyata gabungan dari hari lahir. Demikian juga dengan nama Bogi, gabungan dari Rebo Legi.

Saya sendiri, kurang memperhatikan nama-nama seseorang. Ya nama hanyalah nama yang memudahkan seseorang untuk dipanggil. Tapi ternyata, setelah sekian lama memperhatikan banyak hal tentang nama, terutama tentang bagaimana seseorang bisa dinamai, bagaimana nama ternyata kadang dipengaruhi asal daerah, keberuntungan dan yang terpenting bahwa nama adalah doa orang tua kepada anaknya, maka perlahan saya mulai tertarik memberi perhatian lebih kepada nama-nama.

Teman samping meja di kantor minggu kemarin mengeluh, “gue males deh ama temen-temen yang namanya ga aseli, even gue kenal orangnya”. Katanya saat melihat profil teman-teman nya di Facebook.” Kenapa emang?” Tanya saya balik, “ya gimana, orang udah punya nama kok harus diganti-ganti”, demikian dia beragumen. Saya punya hampir 1500 teman di facebook, dan memang beberapa teman saya di situs pertemanan itu menggunakan nama “samaran” untuk dipajang. “ Farid anak baik hati”, “Farid aselinegeringapak”, “Farid sukabaso” dan nama-nama yang seringkali membuat orang kurang bisa menerima mengapa harus diubah-ubah seperti itu. Ya mungkin karena biar dianggap gaul, mungkin karena memang sedang ngetren (berarti saya ga mengikuti tren donk karena namanya tetep Farid Yuniar di akun jejaring social saya….hahahha 😀 ).

Continue reading “Nama”

Tidak Mudah

Hidup itu indah, memang demikian adanya. Hidup itu mudah? Ya belum tentu. Bukan bermaksud pesimistis, tapi kadang memang hidup penuh liku-liku dan seringkali kita harus melewati banyak jalan, rintangan, hambatan untuk meraih atau menuju ke cita-cita dan impian yang kita inginkan.

Oleh karenanya, maka saya tidak henti-henti nya ketawa, melihat gambar di bawah ini. Hidup memang tidak semudah yang kita seringkali pikirkan. Haha.

answers6

Tentang Nama

name_cartoon

Nama adalah identitas, Prof. Ormeling, Professor kartografi dari Belanda, menyampaikan peran penting sebuah nama dalam toponimi di kuliah umum di kampus saya beberapa bulan yang lalu. Namun begitu, William Shakespearce punya pandangan lain, “what is in a name?” demikian quotation terkenalnya. Berbeda lagi dengan Pak Karno, presiden pertama Indonesia, beliau percaya jika nama punya kekuatan tersendiri, hingga beliau bahkan sampai merubah nama seseorang agar jalan hidup menjadi lebih baik. Kakak saya, yang bernama Akhmad, seringkali sakit hebat di waktu kecil, hingga dirasa perlu diberi nama lain agar jalan hidup berubah dan tidak sakit-sakitan lagi, maka kemudian diberilah nama “Sugeng” yang berarti selamat dalam bahasa jawa oleh simbah saya.

Nama, memang punya jalan hidup nya yang luar biasa. Saya, walau bernama “Farid”, jarang sekali dipanggil “Farid”. Saya, dari kecil dulu sampai sekarang, oleh hampir semua orang dipanggil “Ndut”, “Gendut”, “Mas Ndut”. Sehingga ketika kemarin ada teman yang biasa memanggil saya “Ndut”, tetapi di sms nya menggunakan panggilan “Rid”, membuat saya sedikit aneh. Ada yang janggal. .

Demikian penting nya nama, yang juga kadang menunjukkan ke-eksklusif-an, sehingga membuat saya tidak percaya, sedikit tidak terima, ketika ada orang lain yang juga bernama “Farid Yuniar”, persis sama dengan nama saya di sebuah akun friendster.

Nama menunjukkan eksistensi nya bagi beberapa orang. Maka jangan heran ketika kemarin ada beberapa artis yang ribut gara-gara nama beken nya tidak boleh diksertakan dalam nama caleg oleh KPU, maka menjadi wajar dan bisa dimaklumkan, karena orang awam mengenal mereka sebagai orang beken dengan nama beken, bukan nama asli.

Tapi nama kadang juga membingungkan bagi orang yang berbeda kultur, negara, bahasa. Pak Andi, dosen saya yang bernama lengkap “I Made Andi Arsana” memiliki pengalaman unik terkait nama nya ketika berada di Aussie. Karena nama nya, kata salah satu officer di salah satu kantor, dirasa cukup aneh, menggunakan Simple Past Tense….haha…ada-ada saja.

Dan kemarin, ada nama-nama yang membuat saya tersenyum karena ke-lucu-an nama nya, ada beberapa partai yang bernama lucu, di pemilu mahasiswa raya (PEMIRA) di UGM tahun ini. Saya setidak nya membaca ada yang mana nya “Partai Sayang Mama”, “Partai PECI” dan mungkin nama-nama lain yang tidak lazim digunakan sebagai nama partai. Tapi melihat apa yang sudah dilakukan Bung Karno dan simbah saya dulu yang hingga merubah nama seseorang karena faktor x, saya percaya saja mungkin mereka yang membuat partai dengan nama tidak lazim itu percaya, nama itu memiliki magis nya tersendiri, memiliki soul nya masing-masing, sehingga banyak yang nyoblos, mungkin…siapa tahu…

Continue reading “Tentang Nama”

Balonku ada enam

balon warna-warni

Balon ku ada lima

Rupa-rupa warnanya

Merah, kuning, Kelabu, Merah Muda, dan Biru

Meletus Balon Hijau….dorr!

Hatiku sangat kacau,

Balonku tinggal empat

Kupegang erat-erat.

Siapa tidak kenal lagu di atas, lagu yang dikenalkan ke kita sejak TK. Coba di cermati, ada berapa balon di sana dari kriteria warna? Merah, Kuning, Kelabu, Merah Muda, Biru, Hijau (yang meletus). Ada enam balonnya?. Bukan lima?

Enam apa Lima?

Continue reading “Balonku ada enam”