Masak-masak sendiri

image

Sebulan sudah resmi menjadi warga Cibinong. Alhamdulillah selesai kuliah, sudah wisuda, dan kembali bekerja. Kapan-kapan saya cerita serunya episode akhir kuliah, tahapan dan milestone hidup yang tidak akan terlupa. Sekarang saya ingin cerita tentang “hobi” baru, yaitu? nyobain kompor gas. Hehe.

Sejak tinggal di Cibinong lagi, saya kontrak rumah milik senior kampus di Jl. Mayor Oking. Kontrak sendirian.

Karena rumah masih kosong, maka kemarin awal bulan belanja banyak barang, diantaranya kulkas, rice cooker, blender, kompor gas dll. Pokoknya semua barang2 yang diperlukan untuk mendukung  bertahan hidup. Hehe.

Sejak beli kompor gas, jadi suka beli bahan makanan siap goreng di Carrefour atau Super Indo, atau Alfa Midi dan supermarket lainnya di Cibinong. Beli otak-otak, baso ikan, french fries, nugget dll yang siap goreng dan tinggal makan.

Ternyata goreng menggoreng juga tidak segampang yang dlilihat yah. Bahkan untuk kerjaan sekedar goreng.

Insiden pertama terjadi pada saat goreng otak-otak. Setelah aman-aman saja saat goreng perdana, muncul insiden di proses menggoreng kedua, beberapa hari berikutnya. Otak-otaknya meledak yang bikin minyak tumpah sampe ke lantai. Untung banget pas ada ledakan-ledakan kecil di awal goreng, sudah menjauh dari kompor. Minyak panas langsung kena kompor (yang bikin tempat keluar api yang dari kuningan gosong), lantai licin kena minyak dan dapur porak poranda. oke agak lebay yang terakhir.

Langsung googling “goreng otak-otak meledak”, dan memang ternyata sudah banyak yang sharing kalau makanan satu ini bisa jadi biang kerok yang merugikan. Baca di salah satu blog, bahkan ada yang minyaknya muncrat ke muka dan ke mata, iya mata. Kulit jadi rusak dan mata juga kena. Duh, ngeri banget niat mau makan enak malah kena jackpot. Akhirnya baca di blog lain, kalau tidak ingin meledak, otak-otak harus diris sedikit di beberapa bagian dan agak dalam. Akhirnya nyoba dan terbukti otak-otaknya engga meledak lagi. Niatan pensiun masak otak-otak bisa diurungkan sejenak.

Pengalaman masak nasi juga lumayan seru. Saking pengennya nyoba banyak varian nasi, akhirnya beli beras putih, beras hitam, beras merah. Sekedar ingin tahu rasanya seperti apa. Tapi ya memang beras putih paling enak dimakan. Beras hitam dan beras merah mau makan kok rasanya “aneh”, mungkin karena tidak terbiasa. Pertama coba masak nasi, hasilnya tidak memuaskan, mungkin karena air terlalu sedikit jadi hasilnya tidak pulen tuh nasinya. Setelah percobaan ke empat, nasi sudah enak.

Nah karena makan nasi dengan gorengan (entah nugget, baso goreng, ayam) sudah mulai bosen, dan juga karena saya belum pernah masak sayuran, maka memutuskan untuk coba bikin nasi goreng. Ini lebih tepatnya karena saat belanja di gerai supermarket deket kontrakan, liat ada bumbu nasi goreng instan. tinggal campur nasi, jadi deh.

Akhirnya mencoba. hasil pertama jauh dari enak. karena minyak goreng yang dipake buat goreng telor kebanyakan, jadilah nasinya lengket-lengket penuh minyak. Rasa hambar. Percobaan kedua ditambahkan wortel, sosis, dan telor. Tambahkan garam sedikit, rasa sudah lumayan, minyak tidak kebanyakan tersisa di nasi, tapi seperti ada yang kurang. Rasanya tidak nampol. Percobaan ketiga belum dilakukan. Karena tadi keburu kenyang makan rebusan umbi-umbian (ubi cilembu dan kentang) hasil belanja iseng di Carrefour. Mungkin harus ditambah kecap, saos sama cabe kali yah. atau kaldu ayam/sapi. Ah ga tau  juga… besok googling dulu deh kalo mau goreng nasi lagi.

Juga menikmati ngejus2 buah. Sudah beli stok buah naga merah (karena harga lagi murah), pisang, jeruk, dan strawberry serta yoghurt. Hasil eksperimen bikin smoothie buah2an enak juga, pas lah buat dinikmati di siang hari.

Hehe, pokoknya sedang menikmati pengalaman bisa masak sendiri. Beli makanan di luar (biasanya warteg) juga masih sesekali sih. Cuma ternyata kalau berhitung, masak sendiri bisa jauh lebih murah dibanding beli makan jadi. Ya paling cuma nambah kerjaan buat cuci perabot setelah masak. Hehe.

Masak apa yah besok? *liat kulkas*

3 Replies to “Masak-masak sendiri”

  1. ahahahhahaha (ketawa sampe keluar air mata)
    haduh fariiiiddd, sini umi ajarin bikin nasi goreng….bawang merah+bawang putih+cabe+garem diulek, trus digoreng sama mentega, kalo udah harum baunya masukin nasi, goreng bentar trus diangkat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *