Catatan Indah Untuk Tuhan

CATATAN-INDAH-UNTUK-TUHANSaya jarang merekomendasikan buku yang saya baca, namun kali ini ijinkan saya untuk melakukan hal itu.

Buku yang saya baca berjudul Catatan Indah Untuk Tuhan, ditulis oleh Mas Saptuari. Nama Saptuari sudah beberapa kali saya dengar karena memang terkenal karena punya Kedai Digital, dan dulu sempat ramai di linimasa saat cerita anak pejabat BI yang menikah dengan anak asuh sebuah panti di Jogja memenuhi twitter, socmed dan media massa.

Saya sudah membeli buku ini dari beberapa waktu yang lalu, namun baru beberapa hari ini membaca. Buku ini, saya kira akan berisi banyak cerita yang akan mengingatkan manusia pada Tuhan. Dan ternyata benar. Namun yang saya tidak duga sebelumnya, cerita-cerita yang dimuat, dituturkan Mas Saptuari terutama cerita tentang Sedekah Rombongan dan bagaimana mereka bergerak membantu orang yang benar-benar membutuhkan bantuan benar-benar membuat saya trenyuh, hati saya bergetar, saya menangis membacanya.

Cerita tentang pengobatan Rara, anak kecil yang beberapa bulan harus hidup dengan kesakitan dan terancam masa depannya jika tidak mendapat pengobatan, dan kemudian Sedekah Rombongan datang dengan bantuannya. Bantuan uang puluhan juta yang tidak dipunyai oleh orang tua Rara untuk pengobatan yang layak. Darimana uang puluhan juta itu? Dari donasi dan sedekah satu dua orang yang menyisihkan hartanya untuk berbagi.

Saya merasa tertampar dengan cerita ini. Saya langsung cari akun sedekah rombongan di twitter, dan hati saya sekali lagi bergetar melihat bagaimana sedekah rombongan bekerja, membantu mereka yang butuh bantuan, namun tiada punya dana untuk pengobatan.

Saat itu juga, saya catat no rekening sedekah rombongan di kontak hp saya. Malam itu juga, saya transfer beberapa rupiah untuk sedekah rombongan. Saya niatkan ini akan jadi awal, saya niatkan akan lakukan setiap bulan, dan setiap ada rejeki yang saya dapat saya sedekahkan sebagian di sedekah rombongan.

Oleh karena itu, saya merekomendasikan siapa saja untuk baca buku ini. Buku ini sangat baik untuk mengetuk pintu hati kita, sudah seberapa sering kita berbagi kepada yang membutuhkan? mereka yang membutuhkan bantuan namun tiada punya uang untuk berobat? saatnya yang punya rejeki lebih membantu.

akun twitter sedekah rombongan: @SRbergerak

akun twitter Mas Saptuari : @Saptuari

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *