Hematnya Jogja

Jujur saja, makanan di Jogja yang dikenal murah, memang murah beneran. Dari sejak kuliah tahun 2004-2009 dan sekarang lanjut kuliah lagi sampai mungkin pertengahan 2014, saya sudah membuktikan di banyak warung makan.

Salah satu favorit tentunya warung-warung di Pogung Kidul deket kampus teknik. Semisal Saerah, Kansera, dll yang makan bisa ambil sepuasnya (nasi banyak, sayur banyak, lauk oke) bayar paling 6 ribu. Dulu bahkan nasi telor mungkin hanya 3500-4000 rupiah saja. Sekarang selang 3 tahun selepas selesai kuliah S1, harga masih relatif sama, naik mungkin hanya 1 ribu saja.

Andalan tempat makan murah lain yang angkringan yang tersebar di semua sudut kampung di Jogja. Di deket kos saya saja ada mungkin 4-5 angkringan. Menunya sego kucing dulu murah mungkin hanya 1 ribu sebungkus, es teh juga seribu, dan gorengan 500 rupiah saja. Makan 5000 sudah lumayan, karena ketika di angkringan biasanya bukan makannya yang penting, tapi ngobrolnya.

Dan saya tadi sore potong rambut di tempat langganan sejak 2004, cukup 5000, dan pulangnya mampir beli Teh Jahe dan Teh Manis, keduanya cukup ditebus total 3000. Jogja murah yes??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *