Sibuk

Pikiran-pikiran yang memenuhi otakku seakan sudah tak ada sisa ruang tuk yang lain. Pikiran-pikiran yang lain terus dan tanpa henti mengantri, ingin masuk. Otak penuh ditandai migrain yang menyerang seketiba, sekelebat. Membuat badan terhuyung, penuh sudah kepala tanpa sisa, penuh sudah dengan pikiran-pikiran berjejalan, berhimpitan, satu persatu berteriak.

Otak yang minta ampun, mata sayu kurang tidur. Muka murung dan konsentrasi menurun ke titik rendah, sama rendahnya dengan tekanan darah yang turun karena kurang tidur, begadang, demi lembar-lembar kertas yang harus terisi. Kertas-kertas penentu masa depan katanya. Kertas-kertas penuh khayalan masa depan, kata orang. Kertas kurang ajar, kertas sialan, kertas bikin pusing umpatku.

Jadi sebenarnya apa yang sedang terjadi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *