Bayarin dulu donk!

DIbalik enaknya makanan di warung burjo, semisal mie dog-dog, nasi telor, nasi sarden, nasi ayam, sebenarnya terdapat ribuan masalah anak kos didalamnya. Warung burjo yang tersebar di Jogja, terutama dekat kampus dan kos-kosan anak kuliahan, menjadi saksi, curhat antar anak kos sembari menikmati makanan lezat dan murah yang disediakan.

Seringkali memang mau tidak mau, saya yang sering makan di burjo deket kos harus ikut mendengarkan curhat dari pengunjung lain. Dan memang obrolan antar mereka sangat beragam. Masalah kuliah kadang terdengar saat ujian mau menghadang, atau bertukar kabar tentang tugas yang belum selesai, atau tentang dosen killer. Beberapa kali saya dengar obrolan tentang sepakbola, isu terkini dan tentunya ulasan khas mahasiswa, tajam dan idealis. Haha, saya seperti bernostalgia ke jaman 2004-2009 saat saya kuliah S1 dulu.

Dan yang bikin simpati, dan kadang ketawa dalam hati adalah obrolan sekaligus curhat tentang uang kiriman orang tua yang belum juga nyampe di rekening. Yang curhat bukan hanya yang jadi korban keadaan ini, alias anak kos yang belum dikirimi oleh orang tuanya. Tapi juga yang jadi korban dari korban. Maksudnya temen kos si korban yang harus berkorban nalangin si korban untuk makan dulu. Bayarin dulu donk. Belum cair nih!! Haha…saya prihatin dan sekaligus pengen ketawa. Karena memang hal-hal ini adalah awan dialami oleh banyak mahasiswa.

Habisnya uang kiriman orang tua sebelum waktu yang sesungguhnya bisa karena banyak hal. Kebutuhan kuliah yang meningkat secara tiba-tiba, misalnya mendadak harus fotocopy buku, atau beli ATK yang tidak murah harganya. Atau karena keadaan lain, pacar ultah buat suprise, dan uang melayang. Namun akhirnya mungkin sama, harus minjem duit atau dibayarin temen kos saat makan, untuk sementara waktu menunggu uang kiriman datang.

Saya sedang makan mungkin satu jam yang lalu, ketika dua anak kos masuk ke burjo, memesan makanan mereka dan mengobrol di meja sebelah. Ah, si Fulan gimana sih. Kemarin makan minta dibayarin, 15 ribu. Udah dua hari nih. Temennya menimpali, minggu kemarin juga gitu, aku ajakin makan. eh, dia minta dibayarin dulu. Abis duit kayanya. Obrolan tentang si fulan berlanjut. Intinya si fulan sedang habis uang, dan temen sekosnya ikut repot karena dipinjami duit.

Hiruk pikuk di burjo dapat sedemikian menarik.

One Reply to “Bayarin dulu donk!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *