find your passion, immediately!!!!

Seorang kawan, adik kelas di kampus, sekarang jadi dosen. Bukan dosen di jurusan geodesi, tapi di jurusan lain. Ya, ketika sudah dua tahun kuliah dulu, dia memutuskan pindah jurusan. Nilai IP saat kuliah di Geodesi mengenaskan, nasakom, nasib satu koma. Siapa sangka dia sekarang jadi dosen, dan kemarin saya mendapat sekelebat kabar dia akan berangkat ke Amerika melanjutkan sekolah S2 tahun depan. Amazing? yes, for sure. Entah seperti apa sebenarnya yang terjadi, dari kacamata pribadi saya, dia sudah menemukan passion kuliahnya ketika pindah jurusan. Sehingga nilainya bagus, akhirnya jadi dosen. Luar Biasa.

Seorang sobat satu angkatan di geodesi, mengundurkan diri dari kampus setelah 1 tahun kuliah. Masuk akmil dan sekarang sudah memiliki pangkat letnan satu. Dia pernah cerita, saat ini menjadi salah satu jagoan silat/karate di kesatuannya. Prestasinya di jalur militer dalam pandangan saya, didapat karena yang dia jalani memang sama dengan passion yang dia punya. Jadi tentara bukan geodet. Luar biasa.

Seorang kawan, masih satu angkatan, dari sejak awal ngampus menunjukkan ketertarikan ke bidang entertain. Suara bagus, gaul, suka fashion dan hobi nonton film. Walaupun dia menjadi PNS, tapi pernah jadi salah satu anggota grup vokal biasa yang manggung. Dan sekarang passionnya mengantarkan dia menjadi penyiar radio disela jadi PNS. Saya yakin semua yang dia lakukan semua memenuhi passion yang dipunyai. Luar Biasa.
Seseorang mungkin harus menghabiskan waktu beberapa saat untuk hanyut dalam hal dan keseharian yang tidak pas di hati sebelum menemukan pekerjaan yang sesuai passionnya. Waktunya bahkan sampai beberapa tahun. Banyak orang mungkin bertanya dan berkomentar tentang kawan saya di cerita pertama, setelah dua tahun kuliah kok baru keluar? wasting time banget sih. Ya mau bagaimana, mungkin memang butuh waktu dua tahun dulu untuk memantapkan hati mengganti arah hidup. Dan ketika memang sekarang berhasil menjalani dengan sukses, maka waktu dua tahun di jalan yang salah dapat dimaklumi. IMHO.

Dalam video TED, Jubing Kristianto bercerita, sebelum memutuskan menjadi gitaris solo, dia dulu wartawan selama sekian tahun. Namun passionnya menjadi gitaris mengantarkan dia ke tahap penting dalam hidup, tinggalkan pekerjaan wartawan dan penjadi pekerja seni, seorang gitaris solo.

Apa-apa yang dijalani dengan passion memang terasa menyenangkan dan menentramkan hati. Ketika apa yang dilakukan sehari-hari tidak bikin happy, membebani, dan membuat banyak pikiran di otak, mungkin saatnya berpikir ulang: apakah ini yang memang benar dicari? inikah yang saya inginkan? inikah yang seharusnya sesuai dengan passion saya?.

Tidak ada kata terlambat, find your passion immediately. Karena waktu yang sudah terlanjur dilewati dengan pilihan yang salah akan berangsur berganti dengan keriangan hati dan kebahagiaan menjalani hidup. Tak perlu ada penyesalan. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *