Yang tinggal adalah kenangan

Saya lupa baca dimana, sebuah berita memuat informasi bahwa setiap 7 tahun seseorang mengganti 50% temannya.  Benarkah?

Saya coba ingat, ternyata mungkin benar. Di akhir kuliah misalnya, saya sudah hampir tak punya teman SMA yang intens komunikasi, yang ada hampir seluruh teman adalah kawan kampus berbagai angkatan. Pun sekarang ketika bekerja, saya sudah tak lagi intens berkirim kabar dengan banyak orang dari kampus, hanya beberapa dan itu mungkin lebih karena satu angkatan. Mereka yang tak lagi berkomunikasi itu terganti dengan teman-teman sekantor, kolega baru, kawan rapat dari instansi lain yang ketemu hampir tiap bulan.

Benar juga yah?

Saya jadi teringat kalimat tenar tentang kenangan : orang datang dan pergi, yang tinggal adalah kenangan.
Walau jarang bahkan tak pernah komukasi dengan teman SMA misalnya, kenangan saat SMA tentu masih tersimpan rapi di otak, menempati sudut tersendiri, tak terganti kenangan baru dengan orang yang juga baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *