Menemukan yang hilang

Sudah seminggu lebih saya memulai kembali rutinitas pergi ke kampus, mencatat kata demi kata yang diterangkan dosen di depan kelas, bergurau dengan kawan satu angkatan, meminjam buku di perpustakaan, membeli makan di rumah makan langganan, menelusur jalan kaliurang menuju kos selepas kuliah selesai.

Begitu banyak memori tahun-tahun dulu yang hadir kembali. Dijalani hari demi hari. Hanya orang-orangnya yang berubah di beberapa tempat, teman di kelas yang baru, teman kos yang (beberapa) baru, keriuhan jalan kaliurang yang baru, namun selebihnya sama, dosen yang mengajar dari 2004 sampai awal 2009 masih sama, ibu kos masih sama baik hatinya, penjaga parkir kampus masih sama.

Jika ditanya apakah pilihan kembali ke Jogja adalah yang terbaik dari pilihan ke Bandung misalnya, saya bisa menjawab ya saat ini.
Proses belajar kembali ini saya nikmati dengan sangat menyenangkan. Saya bersemangat ke kampus untuk kuliah pagi jam 8 hampir setiap hari. Saya bersemangat untuk memulai pagi dengan pertanyaan : ilmu baru apa yang akan saya pelajari hari ini? atau ilmu dan kemampuan yang mana yang akan diasah lagi hari ini.

Saya menikmati.

Semangat beraktivitas di pagi hari yang hilang beberapa bulan terakhir, saat saya harus melangkahkan kaki menuju kantor 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *