Menikmati Hidup

Sudahkah anda menikmati hidup? Pertanyaan ini mungkin muncul dalam sebuah seminar manajemen keuangan, atau seminar motivasi. Tapi bagaimana seandainya kita ditanya beneran dan apakah jawaban yang akan muncul dari mulut kita?.

Bagi saya, menikmati hidup masih (seringkali)  bersifat suka-suka dan berkutat dengan hal duniawi. Saya menikmati hidup bila sedang jalan-jalan ke tempat wisata, belanja, menghabiskan uang untuk beli gadget terbaru dan berkumpul dengan keluarga dan lain-lainnya. Mengapa saya sebut duniawi di atas? karena mungkin bagi orang lain, menikmati hidup itu bisa berupa dzikir di masjid, mengikuti holaqoh dll, hehe terus terang saya belum mencapai taraf itu… :mrgreen:

Nah, bagi banyak orang menikmati hidup itu seringkali diasosiasikan dengan kegiatan apa yang dilakukan saat weekend. Berhubung saya belum berkeluarga, single, maka saya jarang keluar kalo weekend. Berbeda dengan yang sudah berpasangan yang mungkin menghabiskan waktu dengan nonton pelem di bisokop misalnya, atau bagi yang punya hobi khusus seperti hunting photo di tempat berbeda tiap weekend, naik gunung dll yang dilakukan d luar rumah.

Lalu apakah ketika saya di kos saja di weekend trus saya tidak menikmati hidup?? sepertinya engga juga sih.  Sejauh ini saya nyaman weekend di kos dengan kegiatan nonton pelem, baca buku, sesekali maen PES. Atau jangan-jangan saya belum pada posisi “bisa memaknai kebahagiaan hidup yang hakiki”?….  *halah bahasanya*

NB: ini bukan pembelaan, denial atau apa itu tentang status single dan weekend yang sering mengisi timeline twitter di hari sabtu menjelang malam *nyengir*. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *