Bagaimana Kita Memandangnya

image

Gambar di atas adalah partisi di laptop saya yang sudah mau full. HD di laptop cuma 120 GB. Maklumlah barang jadul tahun 2007 doeloe. Dari jumlah terbatas itu, saya bagi menjadi dua partisi, untuk drive C: saya kasih 80 GB dan sisanya untuk data. Disebelahnya terlihat HD eksternal 1 TB yang juga sudah mau penuh. Isinya sebagian besar film, karena memang saat beli saya pesan untuk diisi film 720p dan 1080p sebanyak mungkin.

Sisa sekitar 3 GB di drive D digambarkan merah, dimana tersisa 10% saja dari kapasitas 30 GB. Demikian pula untuk HD eksternal sisa 30 GB dari 1000 GB juga terlihat merah. 30 GB terlihat sangat kecil bahkan sampe harus diingatkan dengan warna merah untuk kapasitas 1 TB, namun 30 GB di laptop saya dengan HD 120 GB nilai 30 GB tentu nilai yang besar dan tak akan diberi warna merah.

Sama-sama 30 GB tapi bisa berarti sangat kecil untuk satu hal namun bisa berarti besar jika dipandang oleh yang lain.

Suatu saat saya menulis di twitter : “apalah arti dompet tebal kalau isinya ribuan dua ribuan dan lima ribuan semua”.  Twit itu tentu tentang dompet saya yang terasa tebal, namun setelah saya tata rapi isinya kebanyakan uang itu tadi.  Dua ribuan sampe 18 biji. Hingga beberapa saat kemudian seorang kawan membalas twit tersebut “ribuan dua ribuan lima ribuan berarti buat pengamen pengemis pedagang asongan dan kernet bis bro… “.

Bener juga. Ternyata nilai sesuatu kadang atau seringkali berbeda tergantung bagaimana kita memandangnya.

One Reply to “Bagaimana Kita Memandangnya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *