Pengkhianat!!!!

Rendahnya nilai manusia yang berkhianat. Lihat saja cerita-cerita tentang kerajaan. Mereka para pengkhianat dihina dan jadi buah bibir penuh kegelapan. Atau lihatlah film silat khas mandarin. Pengkhianat dimurkai semua orang. Bahkan di film-film barat, pengkhianat lebih baik dibunuh.

Saya mulai berkhianat. Mengkhianati diri sendiri. Sumpah setia ku pada negeri terlupakan sedikit demi sedikit. Pengkhiatan yang rendah dan memang tak pantas kulakukan. Aku mulai rajin berangkat siang. Memalukan dan bukan contoh baik. Disaat yang sama saya menggerutu tentang uang dan pemasukan. Pengkhianatan saya terlihat bodoh dan tragis.

Pulang kerja pun masih sesuka hati. Oh, saya tidak pantas disebut manusia. Bagaimana mungkin saya mengkhianati diri sendiri dan melakukannya dengan penuh kesadaran. Saya pantas dihukum. Saya terlena akan kelonggaran yang saya terima dan kemudahan yang menyapa di depan mata.

Syukurku dalam kemaluan diri, pengkhianatan ini belum terlihat orang banyak. Masih ada waktu kembali pada setapak yang benar. Gadjah Mada bersumpah menyatukan nusantara dalam balutan palapa. Saya harus demikian pula. Saya harus bersumpah, pengabdian ini baru awal dari jalan panjang yang saya akan lalui. Saya harus lakukan sebaik mungkin. Saya harus bertanya tiap hari kepada nurani ini, bagaimana mungkin berhasil, kalau baru setahun bekerja saja, saya sudah pandai mengkhianati komitmen saya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *